Are you a member? sign in or take a minute to sign up

Cancel
logo

E-Court MA.RI

JDIH

SIPP PN-Sabang

Slide

24Apr

PN SABANG ADAKAN TES URINE SECARA MENDADAK

Sabang-Dalam upaya mewujudkan Reformasi Birokrasi, pada hari Rabu 24 April 2019 pukul 09.00 Wib, Pengadilan Negeri Sabang bekerja sama dengan BNN Kota Sabang mengadakan kegiatan sosialisasi bahasa Narkoba dan deteksi dini melalui tes urine terhadap seluruh Hakim, ASN dan Tenaga Kontrak di lingkungan Pengadilan Negeri Sabang. Dari total 24 orang pegawai, 23 orang hadir dan […]Lebih Lanjut

15Apr

PRESS RELEASE – PENGADILAN NEGERI SABANG MENCANANGKAN ZONA INTERGRITAS MENUJU WBK DAN WBBM

Sabang – Bertempat di Ruang Sidang Utama Pengadilan Negeri Sabang, Senin 15 April 2019 Ketua Pengadilan Negeri Sabang, Fauzi, S.H.,M.H. mencanangkan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Pencangan tersebut disaksikan oleh Unsur Forkopimda Kota Sabang atau yang mewakili dan Stakeholders, seperti Walikota, Wakil Walikota, Wakapolres, Kajari, Dandim, […]Lebih Lanjut

25Mar

RAPAT MENGENAI TINDAK LANJUT PEMERIKSAAN BAWAS

Sabang, 25 Maret 2019 dilaksanakan Rapat mengenai Tindak Lanjut Pemeriksaan BAWAS MA.RI yang berlangsung pada tanggal 18 s.d 21 Maret 2019 bertempat di Ruang Sidang Utama dipimpin oleh Ketua Pengadilan Negeri Sabang Bapak Fauzi, SH, MH. yang di ikuti oleh seluruh jajaran pimpinan Wakil Ketua, Panitera, Sekretaris dan juga Pejabat Fungsional serta Pejabat Struktural berikut […]Lebih Lanjut

Selamat Datang di Situs Resmi Pengadilan Negeri Sabang Kelas II, Silahkan gunakan menu di atas untuk mencari berbagai informasi yang dibutuhkan atau gunakan tab informasi cepat di bawah untuk melihat produk peradilan yang ada di Pengadilan Negeri Sabang Kelas II

Ketua Mahkamah Agung, Pof. Dr. M. Hatta Ali, S.H., MH, bersama seluruh unsur Pimpinan MA,  melakukan kegiatan pembinaan teknis dan administrasi yudisial bagi lebih dari 200-an peserta yang terdiri dari  Ketua, Wakil Ketua, Hakim, Hakim Ad Hoc, Panitera dan Sekretaris Pengadilan Tingkat Pertama dan Banding se-Wilayah Provinsi Aceh, Selasa malam (03/05/2017), bertempat di Ruang Paripurna Gedung DPRK Sabang.  Kegiatan tersebut akan berlangsung hingga Kamis (04/05/2017). Selain bidang teknis yudisial, para peserta juga mendapatkan materi pembinaan bidang administrasi dari Panitera MA dan para pejabat eselon I MA.

Salah satu fokus pengarahan Ketua MA dalam kegiatan pembinaan tersebut  mengenai internalisasi Nilai-Nilai Utama dalam pelaksanaan tugas pokok dan fungsi pengadilan. Menurut Ketua MA, ada 7 (tujuh) nilai utama badan peradilan yang telah ditetapkan dalam Cetak Biru Pembaruan Peradilan 2010-2035.  Nilai-nilai utama badan peradilan tersebut, kata Ketua MA, adalah: (1) kemandirian kekuasaan kehakiman, (2) integritas dan kejujuran, (3) akuntabilitas,  (4) responsibilitas, (5) keterbukaan, (6) ketidakberpihakan, dan (7) perlakuan yang sama di depan hukum.

“Nilai-nilai utama badan peradilan tersebut harus menjadi jiwa dalam pencapaian visi mewujudkan badan peradilan Indonesia Yang Agung”, jelas Ketua MA.

Kemandirian kekuasaan kehakiman merupakan nilai utama yang menjadi esensi bagi eksistensi lembaga peradilan,  Nilai ini mendapat jaminan konstitusional dalam  Pasal 24 ayat (1) UUD 1945 jo.  Pasal 3 ayat (2) UU No 48  Tahun 2009 tentang Kekuasaan Kehakiman.

Terkait dengan  nilai kemandirian kekuasaan kehakiman,  Ketua MA  mengingatkan bahwa  hal tersebut harus dimaknai “Bebas Dari”, bukan “Bebas Untuk”.

“Pengadilan harus bebas dari intervensi, namun tidak bebas untuk berbuat sesuka hatinya”, pungkas Ketua MA.

Di hari kedua pembinaan ini dilanjutkan pengarahan dari Para Eselon I dan II dilingkungan MA, dalam arahan ini Sekma Menekankan Laporan Pnbp serta Laporan tentang biaya perkara yang masih menjadi catatan BPK untuk ditindaklanjuti oleh satker yang belum melaksanakan dengan tepat dan sesuai ketentuan. Serta permasalahan keuangan dan kinerja .

Supporting Unit Pengadilan adalah Sekretaris dan Panitera. Panitera Menekankan mengenai Pemberkasan Perkara yang berbasis elektronik dan tidak lagi terjadi kesalahan dalam pemberkasan serta pengiriman ke MA.

Diakhir pengarahan ini dilakukan penandatanganan Kontrak Perjanjian Kinerja dengan 32 Satker yang berada diwilayah Provinsi Aceh untuk mendukung reformasi dan Birokrasi.




Click to listen highlighted text!