Are you a member? sign in or take a minute to sign up

Cancel
logo

E-Court MA.RI

JDIH

SIPP PN-Sabang

LAPORAN KINERJA PENGADILAN NEGERI SABANG TAHUN 2019: PELAYANAN PRIMA, BEBAS PUNGLI

LAPORAN KINERJA PENGADILAN NEGERI SABANG TAHUN 2019: PELAYANAN PRIMA, BEBAS PUNGLI

Pengadilan Negeri Sabang Kelas II merupakan peradilan tingkat pertama yang membawahi wilayah hukum Kota Sabang. Kota Sabang sebagai kota administratif paling barat Indonesia, memiliki 2 (dua) kecamatan, yaitu Kecamatan Sukakarya dan Sukajaya dengan jumlah Gampong/Kelurahan sebanyak 18 (delapan belas).

Pengadilan Negeri Sabang memiliki tugas utama mengadili perkara perdata dan pidana yang menjadi kewenangannya. Untuk mengoptimalkan pelaksanaan tugasnya tersebut, Pengadilan Sabang terus berbenah dan melakukan pembinaan secara rutin serta memberikan pelayanan yang terbaik kepada justisiabel maupun pihak lain yang berkepentingan, sehingga dapat mewujudkan visi dan misinya.

Pada hari Senin 15 April 2019 PN Sabang telah mencanangkan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Pencangan tersebut disaksikan oleh Unsur Forkopimda Kota Sabang dan Stakeholders, seperti Walikota, Wakil Walikota, Wakapolres, Kajari, Dandim, Danlanal, Ketua Mahkamah Syariyah, Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama, Perwakilan Advokat, Ketua PWI, wartawan dari berbagai media, dll.

Melalui pencanangan Zona Integritas tersebut, PN Sabang berkomitmen memberilan layanan terbaik, bebas dari Pungli dan Gratifikasi, dan apabila ada pengguna layanan mendapati praktik terlarang tersebut, dapat langsung melaporkannya kepada Ketua Pangadilan Negeri Sabang, Ketua Pengadilan Tinggi Banda Aceh, Badan Pengawas Mahkamah Agung dan/atau KPK melaui Nomor Handphone yang tertera di pengadilan.

Saat ini Personil Pengadilan Negeri sabang berjumlah 28 (dua puluh delapan) orang, terdiri dari Hakim 3 orang (masing-masing adalah Ketua, Wakil Ketua dan seorang Hakim), Seorang Panitera merangkap Jurusita, Seorang Sekretaris, 3 (tiga) orang Panitera Muda, 3 (tiga) orang Kepala Sub Bagian, 2 (dua) orang Panitera Pengganti, 1 (satu) orang staf serta 4 (tiga) orang Calon Hakim yang sedang magang dan 10 (sepuluh) orang tenaga kontrak (PPNPN).

Pada tahun 2019 Pengadilan Negeri Sabang menerima pengajuan perkara sejumlah 900 (sembilan ratus) perkara, dengan perincian sebagai berikut:

  • Perkara Pidana Biasa sebanyak 38 (tiga puluh delapan) perkara
  • Perkara Pidana Anak sebanyak 1 (satu) perkara
  • Perkara Pidana Cepat (Tipiring) sebanyak 3 (tiga) perkara
  • Perkara Pidana Cepat (Pelanggaran Lalu Lintas) sebanyak 780 (tujuh ratus delapan puluh) perkara
  • Perkara Gugatan sebanyak 4 (empat) perkara
  • Perkara Gugatan Sederhana sebanyak 1 (satu) perkara
  • Perkara Permohonan sebanyak 39 (tiga puluh sembilan) perkara
  • Perkara Permohonan Konsinyasi sebanyak 34 (tiga puluh empat) perkara

Sedangkan sisa perkara tahun 2018 yang diperiksa dan diputus pada tahun 2019 sebanyak 3 (tiga) perkara.

Perkara-perkara yang masuk tahun 2019 tersebut telah diperiksa, diputus dan diminutasi, sisanya sebanyak 2 perkara masih dalam proses persidangan, keduanya adalah perkara perdata gugatan.

Dilihat dari jenis perkaranya, mayoritas perkara pidana biasa yang ditangani pada tahun 2019 adalah tindak pidana narkotika, yaitu sebanyak 16 (enam belas) perkara atau 42,1 persen.  Selanjutnya berturut-turut adalah perkara pencurian sebanyak 7 (tujuh) perkara, Penadahan 3 (tiga) perkara, Perlindungan Anak 2 (dua) perkara, penipuan 2 perkara, dan sisanya perkara lain-lain.

Perkara Pelanggaran Lalu Lintas selama tahun 2019 sebanyak 780 (tujuh ratus delapan puluh) perkara, dengan total denda yang dibayarkan ke kas negara sejumlah Rp.34.050.000,00 (tiga puluh empat juta lima puluh ribu rupiah).

Perkara perdata gugatan kesemuanya adalah gugatan perbuatan melawan hukum, terkait dengan pribadi, badan hukum (Bank dan BPKS), serta gugatan tanah di Balohan yang menjadi objek pengadaan tanah untuk kepentingan umum.

Adapun perkara perdata permohonan, dari jumlah 39 perkara, mayoritas adalah perkara permohonan perbaikan kesalahan dalam akte kelahiran, sebanyak 23 (dua puluh tiga) perkara dan permohonan ganti nama sebanyak 7 (tujuh) perkara. Sisanya adalah permohonan Akta kematian, Akta Cerai, dan lain-lain

Dalam penyelesaian perkara, PN Sabang senantiasa mempedomani peraturan perundang-undangan, khususnya SEMA Nomor 2 tahun 2015 tentang Penyelesaian Perkara di Pengadilan Tingkat Pertama dan Tingkat Banding, di mana pemeriksaan perkara sampai dengan minutasi semuanya di bawah 5 (lima) bulan.

Berdasarkan Evaluasi Implementasi SIPP Badan Peradilan Umum Mahkamah Agung, SIPP (Sistem Informasi Penelurusan Perkara) Pengadilan Negeri Sabang meraih nilai 967,04, menempati peringkat ke-4 se wilayah Pengadilan Tinggi Banda Aceh dan peringkat ke-26 untuk semua pengadilan dengan kategori perkara di bawah 500.

Dalam upaya peningkatan pelayanan dan mewujudkan wilayah bebas dari korupsi dan wilayah birokrasi bersih dan melayani, Pengadilan Negeri Sabang telah mencanangkan Zone Integritas yang melibatkan stake holder serta instansi terkait di Kota Sabang. Di samping itu, Pengadilan Negeri Sabang juga sudah menerapkan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), sehingga semua layanan dilaksanakan di meja PTSP dan tidak ada lagi layanan yang dilakukan di ruangan-ruangan.

Guna mewujudkan peradilan yang agung dan modern berbasis teknologi informasi, Pengadilan Negeri Sabang pada tahun 2019 juga sudah mengimplementasikan e-court, sehingga bagi pengguna yang sudah terdaftar maupun pengguna lainnya dapat menggunakan fasilitas  e-filling (pendaftaran perkara online di pengadilan) e-payment (pembayaran panjar biaya perkara online) dan e-summons (pemanggilan pihak secara online) serta e-litigasi.

Pada tahun 2019, perkara yang didaftarkan melalui e-court ada 4 (empat) perkara, terdiri dari 1 (satu) perkara perkara gugatan dan 3 (tiga) perkara permohonan.

Kemudahan lainnya, bagi masyarakat yang membutuhkan Surat Keterangan dari Pengadilan, bisa mengajukannya secara online melalui aplikasi “eraterang” yang bisa diakses dari website PN Sabang (www.pn-sabang.go.id). Pada tahun ini, terdapat 2 permohonan surat keterangan yang diajukan secara online.

Inovasi lainnya yang dilakukan di Pengadilan Negeri Sabang adalah penggunaan aplikasi SmartGO+, yaitu aplikasi berbasis web yang bertujuan membuat sebuah aplikasi persuratan kesekretariatan one stop service (pelayanan satu pintu). Aplikasi ini dimaksudkan untuk membantu pekerjaan-pekerjaan umum kesekretariatan dan juga memberikan informasi secara terbuka kepada masyarakat mengenai informasi surat masuk di Pengadilan Negeri Sabang. Aplikasi ini dipadukan dengan aplikasi PTSP+ yang merupakan aplikasi resmi dari Badan Peradilan Umum Mahkamah Agung.

PN Sabang berkomitmen untuk mewujudkan Zona Integritas dengan membentuk Tim Kerja Pembangunan Zona Integritas dan melakukan Pencanangan Zona Integritas yang melibatkan Stakeholders di Kota Sabang. Untuk menjaga dan meningkatkan kinerja, selama tahun 2019 PN Sabang secara kontinyu melaksanakan Survey Kepuasan Masyarakat dan Survey Persepsi Korupsi serta Audit Internal masing-masing sebanyak 2 (dua) kali. PN Sabang juga sudah menerapkan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), sehingga semua layanan dilaksanakan di meja PTSP dan tidak ada lagi layanan yang dilakukan di ruangan-ruangan. Demikian juga, enam area yang menjadi prioritas pembangunan ZI telah dikerjakan dan didokumentasikan dengan baik dan telah dilakukan penilaian oleh Tim Penilai Internal Pengadilan Tinggi Banda Aceh, di mana berdasarkan penilaian tersebut, PN Sabang layak diusulkan untuk mengikuti penilaian menuju predikat WBK pada periode yang akan datang.

Pada tanggal 23 Juli 2018, Pengadilan Negeri Sabang Kelas II telah terakreditasi dengan nilai B (Good) berdasarkan Surat Keputusan Direktorat Jenderal Badan Peradilan Umum Nomor: 1559/DJU/SK/OT01.3/7/2018. Selanjurnya berdasarkan rapat Tim KEKA Badan Peradilan Umum tanggal 2 Desember 2019, PN Sabang meraih nilai akreditasi A (exellence). Diharapkan predikat A (Exellence) ini dapat tetap dipertahankan dan PN Sabang dapat terus meningkatkan kinerjanya untuk selalu memberikan layanan terbaik kepada masyarakat. (Humas)







Click to listen highlighted text!